25 bulan

Sekarang ini, perbendaharaan kata yang dapat diucapkan twins maju pesat. Pertamanya emang mich yang bisa menuruti hampir setiap kata yang kami ucapkan. Lalu kevin mendengar dan mulai mengikuti. Kevin emang lebih pendiam, tapi kalo motorik kasar lebih duluan. Jadi kesimpulannya mereka udah bisa diajak komunikasi…wah senangnya…meski belum semua kata lancar diucapkan tapi aku senang banget krn mereka udah mampu mengucapkan kata yang mereka maksud. Emang sih, masih suka salah tapi aku anggap itu bagian dari pembelajaran.

Ttg sekolah mainnya, aunty nya menganjurkan agar kelas mereka dipisah spy tidak bergantung satu dengan yang lain. Emang mereka suka saling mengikuti tapi tidak selalu kok lagian kebayang nggak sih…kalo dipisah kelas dengan waktu yang berbeda betapa ribetnya. Kalo waktunya sama sih, aku setuju mereka pisah kelas, tp waktunya itu lho, kalo nggak pisah jam, ya pisah hari….mereka mau naik kelas nich oktober nanti, dan kami putuskan utk satu kelas aja dulu…baru setelah itu dilihat kembali. Bila memang mereka tingkat ketergantungannya tinggi baru akan dipisahkan kelasnya. O iya, gara-gara udah sekolah, mick kev gampang sekali sakit terutama flu. Baru sembuh 2 mingguan, eh udah jadi lagi…ya begitulah..tapi untung flu yang kali ini tidak separah yang kemarin, mich kev nggak rewel mungkin krn virus flunya ringan.

Soal makannya, dilepeh itu udah biasa. Berusaha aja diganti yang dilepeh itu dengan yang baru atau yang lainnya. Tapi kalo soal ngemil, kok mereka nggak suka ngemil ya? Padahal setelah mereka kenal makanan padat, aku berusaha untuk variatif kok.. terus begitu mereka udah setahun, cemilan mereka beraneka ragam….tapi kok sekarang nggak mau ya? duh bingung deh. kenapa ya..begitu lihat cemilan mereka pasti menolak. JAngankan makan, mencicipi saja mereka ngak mau. Klo biscuit masih bisa sih..itupun dengan berbagai trik..aku menggubah lagu jd lagu cookies time, mereka suka dan dengan senang hati mereka memakan biscuitnya. Terus kemarin, aku belikan kue dengan bentuk aneka binatang. Mereka suka sekali memakan aneka bentuk binatang tersebut, jika berhasil memakan bentuk kepala mereka tertawa, begitu terus setiap berhasil memakan bagian tubuh kue tsb, mereka tertawa-tawa. Cemilan yang mereka suka hanya biscuit. Padahal aku sudah berusaha menyediakan berbagai cemilan seperti bolu, kolak, dsb. Eh merekanya malah ketakutan melihat makanan-makanan tersebut. Heran ya….sampai saat ini aku tak tahu mengapa mereka seperti itu. Tapi aku tetap akan menyediakan berbagai cemilan meskipun mereka belum mau memakannya. Dengan harapan mereka akan terbiasa “melihat” dan setelah itu, semoga aja mereka terbiasa memakannya. I hope so

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>