Mulai sekolah
Mich kev udah mulai sekolah di tumbletots. Ambil kelas walking tootoo gitu namanya. Karena dua sekaligus, dapat korting di enrollment fee, membership fee juga. Terus dpt juga one get tree, alias bayar untuk yang satu minggu sekali tapi boleh masuk seminggu tiga kali. Lumayanlah, jadinya 2 kali ikut yang motorik kasar, satu kali ikut motorik halus. Pertama coba trial di tgl 9 mei kemarin. Mich kev meski masih asing sama orang lain tapi seneng main dengan mainan yg ada di tumble tots. Pas trial, aku dan han dan suster A mendampingi mich kev. Karena mich kev nya seneng, han dan aku juga seneng bisa ngebuat mich kev seneng. Dan kami mutusin untuk mengikutsertakan mereka di tumble tots. Sebelumnya aku hunting sih ke gymboree, pelita fajar, little shape,dll. Dan setelah ditimbang-timbang dari segi waktu, biaya, dan have fun nya, kami mutusin untuk memilih tumble tots saja. Di tumble tots, uang pangkal yang dibayar bisa sampai TK kecil. Tapi mungkin sampai 2 taon atau setidaknya maksimal sampai play group lah. Selebihnya mau disekolain di TK Katolik aja.
Kalau di motorik kasar, mich kev seneng-seneng aja, tapi pas nyobain di kelas motorik halus, mereka rada nggak mau, krn kurang menarik kali ya. Mereka lebih memilih keluar kelas krn di luar kelas, byk permainan. Atau entah krn pada saat di kelas motorik halus, ada mama kali ya. Aku sih cuma mau lihat aja gimana kegiatan di motorik halus ini. Kalo sampai sebulan ini, mereka masih nggak mau di motorik halus, aku ngak maksain. Rencananya aku mau ambil kelas yang 2 kali seminggu dan dua duanya mungkin motorik kasar aja. Spy ke anaknya juga lebih fun.
Tujuanku menyekolahkan mereka sejak dini, nggak muluk-muluk kok cuma supaya mereka lebih bisa bergaul aja baik dgn anak seumurnya maupun dengan orang lain. Karena menurut teman-temanku yang lebih duluan pny anak, mereka bilang ada bedanya antara anak yang udah di sekolain dari kecil sama yang tidak, yaitu dari segi keberanian dan sosialisasi. Terus aku ingin mereka have fun dengan permainan di sekolahnya. Kan beda antara mainan di rumah dengan di sekolah.
Semingguan ini, mereka mulai menikmati kegiatan di sekolahnya. Tadinya aku pikir aku mau menemani mereka plus dengan satu suster. Satu suster lagi di rumah aja. Karena aku kan jadi sekalian nganter dan nungguin mereka. Tapi ternyata kalo ada mamah, semuanya berbeda. Anaknya jd nggak mau anteng. Jadilah mereka sekolah tetap ditemani suster sustenya. Dan aku hanya ngedrop terus jemput mereka kembali. Sementara ini jadwal mereka adalah hari senin jam 9.45 (halus), hari rabu jam 9 , dan hari jumat jam 10.