Jadwal 21 bulan

06.30 bangun pagi
07.00 07.30 makan pagi
08.00 jemur
08.30 mandi
09.00 susu 250 cc ultra coklat
09.30 ke tumble tots/ke rumah yeye nainai
11.30 makan siang
12.00 tidur siang
13.30 bangun
14.30 susu 250 cc ultra stawberry
15.30 mandi sore
17.00 makan sore
18.00 main sama papa mama
18.30 susu 250 cc ultra coklat by papa mama
19.00 kalo belon abis, suster ambil alih
19.30 main sama papa mama
20.30 diseka malam
21.00 bobo dan ASI
01.00 atau 03.00 ASI

kalo mereka sekolah jam 9, paling paginya mereka nggak jemur dan langsung mandi di jam 8 atau jam delapan kurang terus minum susu dan siap siap ke sekolah

Batal ke seaworld gara-gara panas gigi

Hari selasa 20 mei ini, hari libur. Tadinya kami berencana ke jakarta, main-main di sea world. Mich kev pasti senang melihat dunia baru. Meski aku tau bakal ribet banget bepergian ke jakarta dgn 2 anak berusia belum genap 2 thn, tapi demi memberikan hal baru pada mereka, aku ok ok aja tuh. Semua persiapan sudah dilakukan malam sebelumnya. Rencanaku setelah mereka makan siang, kami baru berangkat, sehingga jam tidur siang mereka tdk terganggu krn mereka bisa tidur di perjalanan. Dan begitu sampai di jakarta, mereka udah punya bekal mata.

Tapi rencana tinggal rencana. Subuhnya, mich demam tinggi sekali. Memang tidak diukur dgn termometer krn mich pasti jadi ngadat tp berdasarkan pengalaman, panas badan mich pasti bisa mencapai 38 derajat ke atas. Lalu diberi novalgin 6 tetes. Eh mich ngadat, sambil nunjuk ke ranjang besar. Maksudnya mich mau tidur diranjang besar. Tapi kan di situ kevin lagi tidur (kev tidur sama papa di ranjang besar, mich tidur sama mama di ranjang mich kev). Krn mich terus ngadat, terpaksalah kevin pindah ranjang dgn resiko kev terbangun…..begitu kev pindah, mich berhenti ngadatnya dan jadi kebalik, kev yang merasa tidurnya terganggu, jadi ngadat…minta mama. Wah berabe nich….untung aja mich mau sama papa meski awalnya rada nangis dikit. Jadinya kev bisa sama mama nenen ASI dan mich sama papa dikasih minum air putih. Mich minum banyak sekali. Untunglah mich mau minum, setidaknya bisa mengurangi dehidrasinya. Akhirnya kev mich tertidur kembali. Eh iya, mich kev kalo lagi panas nggak mau dikompres…jadi kudu diakal-akalin, sekedar diberi air jidatnya tnp hrs ada kain pengompresnya.

Pada saat bangun pagi, mich udah nggak sepanas subuh tapi tubuhnya masih anget. Tapi ke siangnya mich udah fine fine aja. Pagi masih diseka. Berhubung udah turun panasnya dan mich juga lincah bergerak, mich mandi sore. Eh magrib, mich panas lagi. Tinggi spt di subuh, duh….dagdigdug nich, soalnya suka curiga sama panas yang naik turun, takutnya DB. Jam 6 sore aku kasih novalgin. Sepanjang malam itu, mich nggak semanget. Nggak enak kali ya badannya. Aku berharap panas spt ini karena mo tumbuh lagi giginya. Dulu juga mich pernah panas tapi nggak sepanas ini sih dan ngak aku kasih obat penurun panas. Mich kev kalo mau tumbuh gigi geraham, pasti selalu disertai demam. Biasanya di atas jam 9 malam hingga subuh, tapi si anak tetap lincah beraktifitas. Tapi panas mich kali ini berbeda, makanya aku takut kalo ini tandanya mich sakit. Tapi untunglah malam itu setelah diberi novalgin, panasnya turun dan tidak panas lagi sampai sekarang ( udah 2 hari). Dan saat ini, mich juga udah lincah kembali…duh semoga ini semua hanya krn mau tumbuh gigi

Menyanyi, meniru kata, corat coret, berhitung, dan peacock

Michael suka ngikutin kalo kita kita nyanyi lagu anak-anak, kaya lagu pelangi, bintang kecil, balonku, dll. Suka banget….terus mulai mau berceloteh potongan-potongan kata, misal kalo ditanya kalo mau pipis bilang apa?pasti dijawab pisssss sambil senyum. Aku seneng-seneng aja denger mich mau ngikutin beberapa kata yang didengarnya. Sementara kev paling suka melantunkan huruf hidup, seperti a, i, u, e, o atau kalau lagi didengerin cd vocabulary inggris, kan diajarin cara bacanya, kev suka ngikutin, paling seneng ngikutin bunyi yang ada desisnya. Mereka berdua emang berbeda perkembangannya. Kalau aku lihat, kev lebih suka jadi pengamat, sementara mich lebih ekspresif. Tapi kadang terbalik juga. Membandingkan mereka seperti ini, kulakukan bukan dengan tujuan agar keduanya bisa saling bersaing dan menyamai. Tapi untuk kontrol saja, kalo-kalo salah satu dari mereka perlu stimulasi tambahan di satu bidang tertentu.

Untuk aksi corat coret, keduanya sama-sama suka. Tapi jika kev lebih suka, mich pasti yang biasa-biasa aja. Tapi juga bisa terbalik. Aku sediain satu buku gambar untuk berdua. Biasanya sambil corat coret, aku suka nyanyi lingkaran kecil, lingkaran kecil, lingkaran besar.

Aku dan han juga sudah membelikan mereka buku cerita baik teks indo maupun english utk menstimulasi mereka. Mereka paling suka buku kamus inggris yang bergambar. Di sampulnya ada gambar peacock alias burung merak. Setiap kali mereka lihat buku itu, pasti gambar pertama yang ditunjuk ya si peacock itu. Seterusnya mereka membuka-buka buku tersebut. Kev paling suka nemuin gambar orang yang menunjuk ke pinggangnya (hip) karena sambil aku sebutkan kata hip, aku pegang juga hip-nya kevin. Terus suka gambar orang yang lagi cry….mereka pasti pura-pura meniru cry itu kaya gimana.

Selain kamus bergambar itu, ada juga english story book yang sangat simple dan kev paling suka yg berjudul my hands. Di buku itu, saat melihat baby yang diangkat dan aku bilang my hands are good for lifting, kev ketawa tawa krn aku juga sembari mengangkat kev. juga kalo melihat gambar yang lagi waving hands atau clapping hands, mereka menirunya. Jadi kesimpulanku, otak mereka sudah mampu menyerap keadaan di sekitarnya shg perlu stimulasi yang tepat spy perkembangan mereka bisa maksimal.

eh iya, mich udah mulai berhitung 1 sampai 10 versi inggris dan indonesia. Emang sih belum terlalu jelas, tapi aku yakin mich udah bisa. Kev juga udah bisa, cuma kev jarang mau menyebut keseluruhannya, paling saat tertentu aja kev keluar suaranya. misal lagi ngitung 1-10, kadang di angka 6 , kev nyebutin six. Tapi aku yakin kev juga udah bisa.

Mulai sekolah

Mich kev udah mulai sekolah di tumbletots. Ambil kelas walking tootoo gitu namanya. Karena dua sekaligus, dapat korting di enrollment fee, membership fee juga. Terus dpt juga one get tree, alias bayar untuk yang satu minggu sekali tapi boleh masuk seminggu tiga kali. Lumayanlah, jadinya 2 kali ikut yang motorik kasar, satu kali ikut motorik halus. Pertama coba trial di tgl 9 mei kemarin. Mich kev meski masih asing sama orang lain tapi seneng main dengan mainan yg ada di tumble tots. Pas trial, aku dan han dan suster A mendampingi mich kev. Karena mich kev nya seneng, han dan aku juga seneng bisa ngebuat mich kev seneng. Dan kami mutusin untuk mengikutsertakan mereka di tumble tots. Sebelumnya aku hunting sih ke gymboree, pelita fajar, little shape,dll. Dan setelah ditimbang-timbang dari segi waktu, biaya, dan have fun nya, kami mutusin untuk memilih tumble tots saja. Di tumble tots, uang pangkal yang dibayar bisa sampai TK kecil. Tapi mungkin sampai 2 taon atau setidaknya maksimal sampai play group lah. Selebihnya mau disekolain di TK Katolik aja.

Kalau di motorik kasar, mich kev seneng-seneng aja, tapi pas nyobain di kelas motorik halus, mereka rada nggak mau, krn kurang menarik kali ya. Mereka lebih memilih keluar kelas krn di luar kelas, byk permainan. Atau entah krn pada saat di kelas motorik halus, ada mama kali ya. Aku sih cuma mau lihat aja gimana kegiatan di motorik halus ini. Kalo sampai sebulan ini, mereka masih nggak mau di motorik halus, aku ngak maksain. Rencananya aku mau ambil kelas yang 2 kali seminggu dan dua duanya mungkin motorik kasar aja. Spy ke anaknya juga lebih fun.

Tujuanku menyekolahkan mereka sejak dini, nggak muluk-muluk kok cuma supaya mereka lebih bisa bergaul aja baik dgn anak seumurnya maupun dengan orang lain. Karena menurut teman-temanku yang lebih duluan pny anak, mereka bilang ada bedanya antara anak yang udah di sekolain dari kecil sama yang tidak, yaitu dari segi keberanian dan sosialisasi. Terus aku ingin mereka have fun dengan permainan di sekolahnya. Kan beda antara mainan di rumah dengan di sekolah.

Semingguan ini, mereka mulai menikmati kegiatan di sekolahnya. Tadinya aku pikir aku mau menemani mereka plus dengan satu suster. Satu suster lagi di rumah aja. Karena aku kan jadi sekalian nganter dan nungguin mereka. Tapi ternyata kalo ada mamah, semuanya berbeda. Anaknya jd nggak mau anteng. Jadilah mereka sekolah tetap ditemani suster sustenya. Dan aku hanya ngedrop terus jemput mereka kembali. Sementara ini jadwal mereka adalah hari senin jam 9.45 (halus), hari rabu jam 9 , dan hari jumat jam 10.

Suster Ina balik lagi

Eni minta pulang pada hari kelima dia bekerja dengan alasan ibunya sedang koma. Sangat tidak masuk akal, krn hari minggu dia mulai bekerja setelah pulang kampung dgn alasan bapanya meninggal. Eh masa hari kamis, dia ngomong kalo ibunya sakit keras dan udah koma 4 hari. Berarti pas dia pulang kampung, seharusnya dia udah tau donk kondisi ibunya. Dari situ aku mulai tidak percaya. Tapi ya sudahlah, kalo tidak niat kerja ya buat apa juga dipertahanin

Akhirnya suster ina balik lagi setelah 2 minggu pulang. Nggak disangka juga abisnya kan udah say goodbye, eh taunya ketemu lagi. Pas udah ketemu lagi di sini, kev masih jual mahal. Kev emang rada begitu belakangan ini, gantian sama mich. Tapi akhirnya kev mau juga kembali ke suster Ina, paling kalo soal mamam, kev hrs sama suster A dulu. Setelah 2 hari, baru mau sama suster I.

Naik Kereta Api Tut Tut Tut

Kev dan Mich lagi seneng banget kalo naik kereta api kaya begini, dan posisinya selalu begini Kev di depan, Mich di belakang. Mich lumayan kenceng pegangan ke Kev. Kalo dibalik Kev biasanya ngga mau megang Mich jadi agak sedikit mengkhawatirkan karena takut si Kev ngejengkang ke belakang.

Ada apa dengan michael?

Hari Rabu malam, jam delapan lebih mich bab. Pas mau dibersihin sih, ok ok aja, tapi begitu mau diganti bajunya berhubung kena bab, mich ngadat. Gara-garanya mich lagi enak-enak tiduran di bantal orange kesayangannya, eh disuruh ganti baju….tadinya aku pikir mich ngadat gara-gara ganti baju….tapi ternyata tidak tuh…mich ngadat gara-gara merasa terganggu dengan bantal orangenya. Dan mich ngadat selama 40 menit coba! selama 40 menit itu, mich diseka agak dipaksa sih, abis kan mepet jam tidur malam, terus berhasil dibajuin dan diberi popok, terus aku bawa ke ranjang utk diberi ASI…biasanya mich langsung mau kalo diberi ASI. Tapi tidak untuk kali ini, mich nunjuk nunjuk ke luar aja….aku ngak tau maunya apa. Pas di deket bantal orange nya mich juga masih ngadat…nah bingung kan, mich mau apa…..terus terus….akhirnya mich tiduran di bantal orange nya dengan gaya yang sama sebelom mich ngadat…jadi itu toh…mich mau tiduran di bantal orange dan nggak mau privacynya terganggu kali ya….tapi mich ngak langsung berhenti nangisnya ketika tiduran di bantal orangenya….baru setelah dinyanyiin..mich diam dan akhirnya tertidur. Mich dibiarkan tertidur di bantal orange selama setengah jam baru dipindah ke ranjangnya. Eh pas dipindah mich nangis lagi. BAru mich diberi ASI dan tertidur kembali.

Hari Jumatnya (23 april), mich makan siang dengan lancar dan baik baik saja ketika naik ke ranjang utk tidur siang. Terus mich nunjuk nunjuk sesuatu, yang ngak jelas apa, dan aku maupun suster a tidak mengerti apa yang mich maksud. Krn mich tidak mendapat yang dia mau, eh…ngadatnya jadi lagi, seperti hari rabu malam dan aku bingung, klo rabu malam itu bisa ketebak mich ngadat berhubungan dengan bantal orange tapi klo yang siang ini, sampe akhirnya mich tertidur krn lelah menangis, aku msh tidak tau maunya mich apa. Bingung deh, dia nunjuk nunjuk kain utk melapisi perlaknya..tapi begitu diambil, mich malah ngadat lagi. yang aku takutkan kev terbangun padahal kev sudah tertidur di ranjangnya. Tapi untunglah kev tidak terbangun dan mich akhirnya bisa tertidur. fiuh…2 kali mich spt ini, aku pengen mich maupun kev cepet bisa ngomong jadi kalo mau sesuatu, bisa mereka ucapkan. kalo spt ini kan, kitanya harus menebak-nebak maunya apa. kalo bener, selamat. tapi kalo salah, bisa ngadat terus nich. Mungkin kalo nggak mepet jam tidur, masih bisa dialihkan perhatiannya, tp kalo mepet dan anaknya keburu BT, bisa berabe deh…